Selasa, 30 November 2010

My Prince Charming's Sick :'(

AAAAAAA!!!!! dia sakit! cowok yang aku sayangi sakit :( aku gatau dia sakit apa. sediiiihh bangeettt rasanya. 1 minggu ini dia nggak masuk. dia dirumah sakit. dan aku nggak dibolehin jenguk dia! entah kenapa setiap saat aku liat ke bangkunya. kosong. hey, aku nggak minta lebih! AKU CUMA KANGEN SAMA DIA! DIA ORANG YANG AKU SAYANGI! TERBARING DI RUMAH SAKIT! AKU CUMA PENGEN DIA SEMBUH! ITU AJA. AKU JUGA PENGEN LIAT DIA MAEN DRUM SAMA GITAR LAGI! INTINYA AKU KANGEN PRINCE CHARMINGKU SAAT INI!!! :"(

Senin, 15 November 2010

Renata (6)

*di studio...

"HAH?!! apa? lo.. loe mau nganterin gue pulang" teriakku bertanya

"iya, kenapa? kok kaget sih?" rico balik bertanya

"aduh. gimana yaa? gue nggak bisa deh kayaknya. sorry banget. lain kali aja yaa?" jawabku

"it's okay. no problem" balasnya santai "tapi, gue anterin sampe luar ya?" lanjutnya

"yaudah. up to you" ujarku

*sampai diluar..

"hmm.. thanks ya. gue udah dijemput kok" ujarku membuka kebisuan tadi

dia melihat ke arah mobil. raut wajahnya bingung. "yang dimobil itu pacar loe ya?" tanyanya kemudian.

"eh. iya. kenapa?" jawabku. aduh! dion ngeliat gue! sama rico! gawaaaaattt!

"ganteng. cocok sama loe. long last ya. salam dari gue" ucapnya polos. dasar playboy bego.

"Trims. gue pulang dulu yaa. bye!" teriakku melambaikan tanganku padanya. dia hanya tersenyum.

*dalam perjalanan..

AAAAA... gawaaaattt! dion membisu. oh gue emang salah. aduh gimana ini? dion ayolah ngomong. pandangannya kosong sambil menyetir. Oh my god! diam. hanya diam.

"Renata.." akhirnya dion memecah kesunyian di mobil ini

"apa?" jawabku setenang mungkin padahal gue panik setengah mampus.

"kamu pernah ngerasa dikhianati nggak?" tanyanya

oh! apa maksud pertanyaannya ini? apa mungkin? apa mungkin dia nyindir gue? gimana ini. gue harus jawab apa?

"apa maksud kamu?" I answered a little panicky. dion kembali membisu. dia tidak memperdulikan pertanyaanku.

"dion.." ujarku lirih

"hmm?" jawabnya

"apa kamu masih sayang sama aku?" balasku polos

"......" dion nggak jawab pertanyaanku. apa mungkin? apa mungkin dia udah nggak sayang sama gue? jangaaann.


(hey semua yang baca! maap yaa baru sedikit. males banget nih. hehe. kapan-kapan saya lanjutkan kembali ok? sekian dan terimakasih. hahahaha :D)

Minggu, 31 Oktober 2010

Renata (5)

errgh! okay gue gatau sekarang gue harus ngapain? ketemu dion apa enggak ya? oh tuhan. kenapa aku ini sebenernya? ahh! mia mana lagi. saat gue butuh, tuh anak pasti ngilang tau deh kemana. nah tuh dia.

"Miaaaa!! Loe kemana aja sih! gue cariin tauk! dasar bebek!" teriakku pada mia

mia yang lagi makan es krim jawab pertanyaan gue entah ngomong apa gajelas banget. lagi makan es krim mana bisa jelas ngomongnya. dasar dodol.

"loey kuenapua sieyh? gwue hwabies belie wes kriyem nieyh." ujar mia, blepotan es krim tetep aja gajelas deh ngomong apa.

"ah gatau deh. buru habisin gih es krim loe. gue pengen ngomong nih!" jawabku

saat mia menghabiskan es krimnya. gue mikir2 sendiri. perasaan gue bingung. dion semakin menjauh dari gue dan agak ngehindarin gue. dan rico semakin deketin gue entah apa maksudnya. setelah mia selesai mamakan eskirm nya. dia pun memulai pembicaraan.


"oke, kenapa tadi loe manggil2 gue? ada masalah? kok loe agak pucet sih? sakit?" tanyanya bertubi-tubi

"gue nggak sakit, gue cuma pengen curhat sedikit sama loe. ini semua tentang dion, gue dan rico" balasku

"curhat banyak juga nggak papa kok, gue dengerin. emang kenapa sama kalian bertiga" tanya mia memastikanku

"mia, thanks. i'm confused as my own feelings. gue nggak tau, kenapa sekarang hubungan gue sama dion agak menjauh. mi, apa ini gara-gara rico? why? kenapa harus dia? dia mulai ngedeketin gue mi. and this isn't fair for me!" ujarku ingin menangis rasanya

"renata sayang, jangan sedih dong. mungkin ini cobaan dari tuhan buat hubunganmu sama dion. atau memang dion bukan jodoh loe. be patient yah? mungkin saja ini jalan takdirmu" ucap mia menasehatiku

"tapi mi.... gue ga mau kehilangan dion. he's everything for me. loe nggak tau sih gimana perasaan gue. rico tuh cuma narasumber gue mi. and he was nobody to me. gue masih sayang sama dion" jawabku

"terserah loe deh. gue gabisa apa-apa kalo loe udah kayak gini. now remove your tears, and I don't want you sad again. oke? sahabatku harus senyum dong" balasnya menghapus air mataku. gue tersenyum.

"thanks ya mi. you're my best friend!" kataku tersenyum


***


saat gue dijemput dion di tempat studio gue. gue masuk mobil dia dan mulai pembicaraan. okay renata, you need to calm down.


"dion, kamu kenapa sih akhir-akhir ini?" tanyaku

oke.. dan sekarang dion ga jawab dan tetep diam.

"dion, jawab dong pertanyaanku" tanyaku mengulangi

akhirnya dia menjaawab " gue nggak kenapa2 kok re"

"tapi aku tau, matamu tuh gabisa bo'ongin perasaanmu kalo kamu sedih. is this all because of rico?" ujarku

"bukan. udahlah re! bisa nggak sih kamu nggak ngomongin dia?!" balasnya

"dion, tapi ak-"

"udahlah re!! aku gamau kamu ngomongin dia didepan aku!! aku capek re!! semenjak kamu kenal sama rico, kamu itu berubah!! you're not the first renata i know!!" ujar dion sedikit membentak.

gue nggak pernah liat dion semarah ini sama gue. perlahan air mata gue menetes. gue emang salah. gue cuma bisa diam menyadari kesalahanku. dion berhak marah sama gue. dia bener. gue berubah.

dion akhirnya memberhentikan mobilnya. "a a aku minta maaf. maaf aku bentak kamu. sorry, i was a little emotional." ucapnya

".................."

"renata alexandra citra, please jangan nangis dong. oke aku salah. aku minta maaf" dion berujar sedih

"enggak kok. kamu nggak perlu minta maaf. aku yang salah. aku emang salah sama kamu. aku minta maaf. aku enggak akan ngomongin dia lagi. aku masih sayang sama kamu. aku janji. aku banyak salah sama kamu. aku min-"

"shhh.. udahlah, lupain aja masalah yang tadi. aku sayang sama kamu" ujarnya menutup mulutku dengan telunjuknya.


dia memeluk gue. hangat. gue sayang dia. dia sayang gue. gue nggak akan ninggalin dia. gue janji. oh tuhan, jangan pernah dia tinggalin gue. :")

Rabu, 27 Oktober 2010

Promise (Yaksok) – A.N.Jell

Promise (Yaksok) – A.N.Jell

i will promise you du nune noman damgo saragalkke

I will promise you du pare neor ango saragalkke
achime nun ddo jamdeun sungankkaji no hanaman keurilkke
saranghae i mar ijjiman I Love you Forever

deowun yoreum nare geuneur i dwejulkke bi-oneun naren usan i dwejulkke
goddaga jichil ddaen jageun eejado dwejulkke ooseul ddae ni gibbeum
dubaega dwaege hamkke ooseulkke nunmul heullil ddaen sugeoni dwel neol daggajulkke
I will promise you du nune noman damgo saragalkke
I will promise you du pare neor ango saragalkke
achime nun ddo jamdeun sungankkaji no hanaman keurilkke
saranghae i mar ijjiman I Love you Forever
uri sa-ineun machi Coffee and Doughnet katji

naege gibbeumeul jeonhaejun noneun naye special
haruharuga Energy bujokhadamyeon Emergency
naege saengmyeongi bureojul dalkomhan geudaeye hyanggi

maeil hana hana kkok sumgyeo noheun naye sarangeul
hamkke haneun naldongan modu boyojulkkoya
I will promise you odiye itdeon noman giyeokhalkke
I will promise you mweor haedo nomaneul giyeokhalkke
yongwonhi neoreul saegil i gaseumman pumgosara kalkkoya
saranghae i mal giyeokhae I love forever
Yes A.N.JELL why here I will promise Just do it Girl

saranghandaneunge museun mari piryohae
kwangkwang gorineun wenjjok gaseumeuro daedabhalkke
One step Two step Three and four ni gyeote cheoncheonhi dagagalkke
gidariran mal ddawe ibe damji mothae I will take you

I will promise you du nunen noman damgo saragalkke
I will promise you du pareun neor ango saragalkke
achime nun ddo jamdeun sungankkaji no hanaman keurilkke
saranghae i mar ijjiman I love you forever.

Yojeonhi – A.N.Jell

Yojeonhi – A.N.Jell

sarangeun anilgorago joldaero anilgorago

mae beon sogyeowatjiman nae mameun jakku neoreul bureugo

hangoreum budijchyobogo hangoreum miro naebwado
geurolsurok neon nae ane kojyogago isseo
gu mankeum saranghanabwa gu mankeum gidarinabwa
geutorog apeuge haedo nae mameun neol ddo nal su obnabwa
sarangeun hanaingabwa nae mameun byeonchi anhnabwa
neol hyanghae jikyeo-on sarang ijeneun da marhal su itdago
ddadeuthan noeui nunbichi ddadeuthan noye sarangi
dara nal surok nae ane kojyeogago isseo
nodo nal saranghaetnabwa nodo nal gidaryeotnabwa
geutorog apeuge haedo ne mameun nal ddo nal su obnabwa
sarangeun hanaingabwa nae mameun byeonchi anhnabwa

neol hyanghae jikyeo-on sarang
ijeneun da marhal su itdago neol saranghae

ddaeroneun sarangi hogeun nunmuri
uril himdeulge haedo saranghae saranghae
nae gyeote noman isseumyeon dwae
yojeonhi saranghanabwa yojeonhi gidarinabwa
morireul sokyoboado gaseumeul sogilsuneun obnabwa
sarangeun hanaingabwa nae mameun byeonchi anhnabwa
neol hyanghae jikyeo-on sarang
ijeneun da marhal su itdago neol saranghae

Selasa, 30 November 2010

My Prince Charming's Sick :'(

AAAAAAA!!!!! dia sakit! cowok yang aku sayangi sakit :( aku gatau dia sakit apa. sediiiihh bangeettt rasanya. 1 minggu ini dia nggak masuk. dia dirumah sakit. dan aku nggak dibolehin jenguk dia! entah kenapa setiap saat aku liat ke bangkunya. kosong. hey, aku nggak minta lebih! AKU CUMA KANGEN SAMA DIA! DIA ORANG YANG AKU SAYANGI! TERBARING DI RUMAH SAKIT! AKU CUMA PENGEN DIA SEMBUH! ITU AJA. AKU JUGA PENGEN LIAT DIA MAEN DRUM SAMA GITAR LAGI! INTINYA AKU KANGEN PRINCE CHARMINGKU SAAT INI!!! :"(

Senin, 15 November 2010

Renata (6)

*di studio...

"HAH?!! apa? lo.. loe mau nganterin gue pulang" teriakku bertanya

"iya, kenapa? kok kaget sih?" rico balik bertanya

"aduh. gimana yaa? gue nggak bisa deh kayaknya. sorry banget. lain kali aja yaa?" jawabku

"it's okay. no problem" balasnya santai "tapi, gue anterin sampe luar ya?" lanjutnya

"yaudah. up to you" ujarku

*sampai diluar..

"hmm.. thanks ya. gue udah dijemput kok" ujarku membuka kebisuan tadi

dia melihat ke arah mobil. raut wajahnya bingung. "yang dimobil itu pacar loe ya?" tanyanya kemudian.

"eh. iya. kenapa?" jawabku. aduh! dion ngeliat gue! sama rico! gawaaaaattt!

"ganteng. cocok sama loe. long last ya. salam dari gue" ucapnya polos. dasar playboy bego.

"Trims. gue pulang dulu yaa. bye!" teriakku melambaikan tanganku padanya. dia hanya tersenyum.

*dalam perjalanan..

AAAAA... gawaaaattt! dion membisu. oh gue emang salah. aduh gimana ini? dion ayolah ngomong. pandangannya kosong sambil menyetir. Oh my god! diam. hanya diam.

"Renata.." akhirnya dion memecah kesunyian di mobil ini

"apa?" jawabku setenang mungkin padahal gue panik setengah mampus.

"kamu pernah ngerasa dikhianati nggak?" tanyanya

oh! apa maksud pertanyaannya ini? apa mungkin? apa mungkin dia nyindir gue? gimana ini. gue harus jawab apa?

"apa maksud kamu?" I answered a little panicky. dion kembali membisu. dia tidak memperdulikan pertanyaanku.

"dion.." ujarku lirih

"hmm?" jawabnya

"apa kamu masih sayang sama aku?" balasku polos

"......" dion nggak jawab pertanyaanku. apa mungkin? apa mungkin dia udah nggak sayang sama gue? jangaaann.


(hey semua yang baca! maap yaa baru sedikit. males banget nih. hehe. kapan-kapan saya lanjutkan kembali ok? sekian dan terimakasih. hahahaha :D)

Minggu, 31 Oktober 2010

Renata (5)

errgh! okay gue gatau sekarang gue harus ngapain? ketemu dion apa enggak ya? oh tuhan. kenapa aku ini sebenernya? ahh! mia mana lagi. saat gue butuh, tuh anak pasti ngilang tau deh kemana. nah tuh dia.

"Miaaaa!! Loe kemana aja sih! gue cariin tauk! dasar bebek!" teriakku pada mia

mia yang lagi makan es krim jawab pertanyaan gue entah ngomong apa gajelas banget. lagi makan es krim mana bisa jelas ngomongnya. dasar dodol.

"loey kuenapua sieyh? gwue hwabies belie wes kriyem nieyh." ujar mia, blepotan es krim tetep aja gajelas deh ngomong apa.

"ah gatau deh. buru habisin gih es krim loe. gue pengen ngomong nih!" jawabku

saat mia menghabiskan es krimnya. gue mikir2 sendiri. perasaan gue bingung. dion semakin menjauh dari gue dan agak ngehindarin gue. dan rico semakin deketin gue entah apa maksudnya. setelah mia selesai mamakan eskirm nya. dia pun memulai pembicaraan.


"oke, kenapa tadi loe manggil2 gue? ada masalah? kok loe agak pucet sih? sakit?" tanyanya bertubi-tubi

"gue nggak sakit, gue cuma pengen curhat sedikit sama loe. ini semua tentang dion, gue dan rico" balasku

"curhat banyak juga nggak papa kok, gue dengerin. emang kenapa sama kalian bertiga" tanya mia memastikanku

"mia, thanks. i'm confused as my own feelings. gue nggak tau, kenapa sekarang hubungan gue sama dion agak menjauh. mi, apa ini gara-gara rico? why? kenapa harus dia? dia mulai ngedeketin gue mi. and this isn't fair for me!" ujarku ingin menangis rasanya

"renata sayang, jangan sedih dong. mungkin ini cobaan dari tuhan buat hubunganmu sama dion. atau memang dion bukan jodoh loe. be patient yah? mungkin saja ini jalan takdirmu" ucap mia menasehatiku

"tapi mi.... gue ga mau kehilangan dion. he's everything for me. loe nggak tau sih gimana perasaan gue. rico tuh cuma narasumber gue mi. and he was nobody to me. gue masih sayang sama dion" jawabku

"terserah loe deh. gue gabisa apa-apa kalo loe udah kayak gini. now remove your tears, and I don't want you sad again. oke? sahabatku harus senyum dong" balasnya menghapus air mataku. gue tersenyum.

"thanks ya mi. you're my best friend!" kataku tersenyum


***


saat gue dijemput dion di tempat studio gue. gue masuk mobil dia dan mulai pembicaraan. okay renata, you need to calm down.


"dion, kamu kenapa sih akhir-akhir ini?" tanyaku

oke.. dan sekarang dion ga jawab dan tetep diam.

"dion, jawab dong pertanyaanku" tanyaku mengulangi

akhirnya dia menjaawab " gue nggak kenapa2 kok re"

"tapi aku tau, matamu tuh gabisa bo'ongin perasaanmu kalo kamu sedih. is this all because of rico?" ujarku

"bukan. udahlah re! bisa nggak sih kamu nggak ngomongin dia?!" balasnya

"dion, tapi ak-"

"udahlah re!! aku gamau kamu ngomongin dia didepan aku!! aku capek re!! semenjak kamu kenal sama rico, kamu itu berubah!! you're not the first renata i know!!" ujar dion sedikit membentak.

gue nggak pernah liat dion semarah ini sama gue. perlahan air mata gue menetes. gue emang salah. gue cuma bisa diam menyadari kesalahanku. dion berhak marah sama gue. dia bener. gue berubah.

dion akhirnya memberhentikan mobilnya. "a a aku minta maaf. maaf aku bentak kamu. sorry, i was a little emotional." ucapnya

".................."

"renata alexandra citra, please jangan nangis dong. oke aku salah. aku minta maaf" dion berujar sedih

"enggak kok. kamu nggak perlu minta maaf. aku yang salah. aku emang salah sama kamu. aku minta maaf. aku enggak akan ngomongin dia lagi. aku masih sayang sama kamu. aku janji. aku banyak salah sama kamu. aku min-"

"shhh.. udahlah, lupain aja masalah yang tadi. aku sayang sama kamu" ujarnya menutup mulutku dengan telunjuknya.


dia memeluk gue. hangat. gue sayang dia. dia sayang gue. gue nggak akan ninggalin dia. gue janji. oh tuhan, jangan pernah dia tinggalin gue. :")

Rabu, 27 Oktober 2010

Promise (Yaksok) – A.N.Jell

Promise (Yaksok) – A.N.Jell

i will promise you du nune noman damgo saragalkke

I will promise you du pare neor ango saragalkke
achime nun ddo jamdeun sungankkaji no hanaman keurilkke
saranghae i mar ijjiman I Love you Forever

deowun yoreum nare geuneur i dwejulkke bi-oneun naren usan i dwejulkke
goddaga jichil ddaen jageun eejado dwejulkke ooseul ddae ni gibbeum
dubaega dwaege hamkke ooseulkke nunmul heullil ddaen sugeoni dwel neol daggajulkke
I will promise you du nune noman damgo saragalkke
I will promise you du pare neor ango saragalkke
achime nun ddo jamdeun sungankkaji no hanaman keurilkke
saranghae i mar ijjiman I Love you Forever
uri sa-ineun machi Coffee and Doughnet katji

naege gibbeumeul jeonhaejun noneun naye special
haruharuga Energy bujokhadamyeon Emergency
naege saengmyeongi bureojul dalkomhan geudaeye hyanggi

maeil hana hana kkok sumgyeo noheun naye sarangeul
hamkke haneun naldongan modu boyojulkkoya
I will promise you odiye itdeon noman giyeokhalkke
I will promise you mweor haedo nomaneul giyeokhalkke
yongwonhi neoreul saegil i gaseumman pumgosara kalkkoya
saranghae i mal giyeokhae I love forever
Yes A.N.JELL why here I will promise Just do it Girl

saranghandaneunge museun mari piryohae
kwangkwang gorineun wenjjok gaseumeuro daedabhalkke
One step Two step Three and four ni gyeote cheoncheonhi dagagalkke
gidariran mal ddawe ibe damji mothae I will take you

I will promise you du nunen noman damgo saragalkke
I will promise you du pareun neor ango saragalkke
achime nun ddo jamdeun sungankkaji no hanaman keurilkke
saranghae i mar ijjiman I love you forever.

Yojeonhi – A.N.Jell

Yojeonhi – A.N.Jell

sarangeun anilgorago joldaero anilgorago

mae beon sogyeowatjiman nae mameun jakku neoreul bureugo

hangoreum budijchyobogo hangoreum miro naebwado
geurolsurok neon nae ane kojyogago isseo
gu mankeum saranghanabwa gu mankeum gidarinabwa
geutorog apeuge haedo nae mameun neol ddo nal su obnabwa
sarangeun hanaingabwa nae mameun byeonchi anhnabwa
neol hyanghae jikyeo-on sarang ijeneun da marhal su itdago
ddadeuthan noeui nunbichi ddadeuthan noye sarangi
dara nal surok nae ane kojyeogago isseo
nodo nal saranghaetnabwa nodo nal gidaryeotnabwa
geutorog apeuge haedo ne mameun nal ddo nal su obnabwa
sarangeun hanaingabwa nae mameun byeonchi anhnabwa

neol hyanghae jikyeo-on sarang
ijeneun da marhal su itdago neol saranghae

ddaeroneun sarangi hogeun nunmuri
uril himdeulge haedo saranghae saranghae
nae gyeote noman isseumyeon dwae
yojeonhi saranghanabwa yojeonhi gidarinabwa
morireul sokyoboado gaseumeul sogilsuneun obnabwa
sarangeun hanaingabwa nae mameun byeonchi anhnabwa
neol hyanghae jikyeo-on sarang
ijeneun da marhal su itdago neol saranghae